Alt/Text Gambar

Informasi 1986

picasion.com

Blogroll

Archive

Erwin Taniema. Diberdayakan oleh Blogger.

Share It

Total Tayangan Laman

TATA CARA PEMBUATAN SKCK

Written By Erwin Taniema on Rabu, 12 November 2014 | 12.10

Pelayanan SKCK Prosedur Surat Keterangan Catatan Kepolisian Surat Keterangan Catatan Kepolisian (disingkat SKCK), sebelumnya dikenal sebagai Surat Keterangan Kelakuan Baik (disingkat SKKB) adalah surat keterangan yang diterbitkan oleh Polri yang berisikan catatan kejahatan seseorang. Dahulu, sewaktu bernama SKKB, surat ini hanya dapat diberikan yang tidak/belum pernah tercatat melakukan tindakan kejahatan hingga tanggal dikeluarkannya SKKB tersebut. SKKB berlaku selama 6 (enam) bulan. SKCK, salah satu contohnya, marak dibutuhkan oleh masyarakat ketika mendaftar CPNS. Adapun tata cara untuk mendapatkan SKCK adalah: Membuat SKCK Baru Bagi WNI : Membawa fotocopy KTP/SIM sesuai dengan domisili yang tertera di Surat Pengantar dari Kantor Kelurahan. Membawa fotocopy Kartu Keluarga. Membawa fotocopy Akta Kelahiran/Kenal Lahir. Membawa Pas Foto terbaru dan berwarna ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar. Mengisi Formulir Daftar Riwayat Hidup yang telah disediakan di kantor Polisi dengan jelas dan benar. Pengambilan Sidik Jari oleh petugas. Bagi WNA : 1. Membawa fotocopy Kitas / Kitap 2. Membawa fotocopy STM / SKJ 3. Membawa fotocopy Paspor 4. Membawa Pas Foto terbaru dan berwarna ukuran 4×6 sebanyak 4 lembar. Memperpanjang masa berlaku SKCK: Membawa lembar SKCK lama yang asli/legalisir (Maksimal telah habis masanya selama 1 Th) Membawa fotocopy KTP/SIM. Membawa fotocopy Kartu Keluarga. Membawa fotocopy Akta Kelahiran/Kenal Lahir. Membawa Pas Foto terbaru yang berwarna ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar. Mengisi formulir perpanjangan SKCK yang disediakan di kantor Polisi. Catatan : Bagi pemohon untuk keperluan Nasional dan Internasional, permohonan SKCK dapat dilakukan melalui email : giatmas_mbs@yahoo.co.id / giatmas_mbs@gmail.com POLSEK tidak menerbitkan SKCK untuk keperluan : Melamar / melengkapi administrasi PNS / CPNS. Pembuatan Visa / keperluan lain yang bersifat antar-negara. Polsek/Polres penerbit SKCK sesuai dengan alamat KTP/SIM pemohon. Berdasarkan : UU RI No.20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Bukan Pajak (PNBP) UU RI No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia PP RI No.50 Tahun 2010 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang berlaku pada instansi Polri Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/1928/VI/2010 tanggal 23 Juni 2010 tentang Pemberlakuan PP RI No.50 Tahun 2010 Maka di beritahukan kepada seluruh pemohon SKCK Baru / Perpanjang, bahwa terhitung mulai hari SABTU / 26 JUNI 2010, dikenakan tarif yang besarannya sbb : Sidik Jari = RP.35.000 Administrasi = RP.10.000 Seluruh biaya tersebut akan disetorkan kepada kas negara oleh Bendahara SKCK setiap harinya.
12.10 | 0 komentar | Read More

TATA CARA PEMBUATAN SURAT IJIN MENGEMUDI (SIM )

Pelayanan SIM Pembuatan SIM Baru 1. PERSYARATAN a. Usia - SIM A Pemohon Usia 17 tahun - SIM B I dan B II pemohon 20 tahun - SIM C dan D pemohon 16 tahun - SIM Umum pemohon usia 21 tahun b. Pas Photo c. Foto copy KTP 2. TATA CARA a. Mengisi formulir permohonan disertai foto copy KTP dan pas photo b. Mengikuti ujian Teori c. Bila lulus ujian teori, maka berhak untuk mengikuti ujian praktek sesuai dengan jenis SIM yang dikehendaki d. Bila lulus dalam ujian teori dan praktek, maka pemohon akan dipanggil untuk pembuatan SIM
12.08 | 0 komentar | Read More

Membuat Keripik Pisang Coklat

Written By Erwin Taniema on Jumat, 25 Oktober 2013 | 09.14


Bahan Membuat Keripik Pisang Coklat:

·                     75 gram gula bubuk.
·                     50 gram coklat bubuk.
·                     2 sendok makan susu bubuk rasa vanila.
·                     Minyak untuk menggoreng.
Bumbu, aduk.
Bahan 2 (pisang):

·                     20 buah pisang kepok tua mentah.
·                     4 sendok makan garam.
·                     3 liter air, untuk merendam.
Cara Membuat Keripik Pisang Coklat:

1.         Masukkan bahan bumbu ke dalam kantong plastik. Sisihkan.
2.         Iris pisang secara memanjang menggunakan mandolin slicer.
3.         Rendam irisan pisang di dalam air yang sudah bercampur garam hingga lendir pisang hilang (±  30 menit).  Tiriskan hingga kering.
4.         Goreng dalam minyak banyak dan panas hingga berwarna kuning kecokelatan. Angkat, tiriskan.

09.14 | 0 komentar | Read More

Sejarah Polri di Kalimantan Barat

Written By Erwin Taniema on Selasa, 18 Juni 2013 | 14.54




SEJARAH SINGKAT PERKEMBANGAN POLRI DI KALIMANTAN BARAT


I.          MASA KERESIDENAN

PADA TAHUN 1950 SEBUTAN KEPOLISIAN DAERAH KALIMANTAN BARAT PADA MASA KARISIDENAN ADALAH KANTOR POLISI KARISIDENAN KALIMANTAN BARAT DISINGKAT KPKAR KALBAR, SELAKU PEJABAT YANG MENYERAHKAN RODA ORGANISASI KPKAR KALBAR ADALAH KOMISARIS POLISI. I. SOEGITO, PEJABAT PERTAMA KEPALA KANTOR POLISI KARISIDENAN KALIMANTAN BARAT.

UNTUK MEMPERLANCAR RENTANG KENDALI DAN MENDUKUNG RODA ORGANISASI KPKAR KALBAR, DISUSUNLAH ORGANISASI KPKAR KALBAR DENGAN 6 DETASEMEN DAN 7 SUB DETASEMEN YANG MELIPUTI AFDELINGS COMANDENT SINGKAWANG MELIPUTI : DETASEMEN SINGKAWANG, SUB DETASEMEN SAMBAS DAN SUB DETASEMEN PEMANGKAT DAN AFDELINGS COMANDENT SINTANG YANG MELIPUTI : DETASEMEN SINTANG, DETASEMEN PUTUSSIBAU, SUB DETASEMEN SEMITAU DAN SUB DETASEMEN NANGA PINOH, DETASEMEN SANGGAU, DETASEMEN KETAPANG DAN DETASEMEN PONTIANAK YANG MEMBAWAHI SUB DETASEMEN MEMPAWAH DAN SUB DETASEMEN NGABANG.

TIDAK LAMA KEMUDIAN ORGANISASI KANTOR POLISI KARISIDENAN KALBAR (KPKAR KALBAR) YANG TERDIRI DARI DETASEMEN DAN SUB DETASEMEN TERSEBUT DILAKUKAN VALIDASI ORGANISASI MENJADI POLISI WILAYAH (POLWIL).

II.        MASA PROVINSI

SETELAH 7 TAHUN ORGANISASI KPKAR KALBAR DENGAN 6 DETASEMEN DAN 7 SUB DETASEMEN DAN KEMUDIAN BERUBAH MENJADI POLISI WILAYAH, MAKA PADA TAHUN 1957 TELAH DIADAKAN PERUBAHAN NAMA KANTOR POLISI KARISIDENAN KALBAR (KPKAR KALBAR) MENJADI KANTOR POLISI PROPINSI (KP PRO) YANG BERKEDUDUKAN DI PONTIANAK, PERUBAHAN INI TENTUNYA MENGIKUTI DINAMIKA ORGANISASI PEMERINTAH DAERAH DIMANA STATUS KARESIDENAN MENINGKAT MENJADI PROPINSI.

SELAKU KEPALA POLISI PROPINSI KALIMANTAN BARAT YANG PERTAMA ADALAH AJUN KOMISARIS BESAR POLISI S. DOMORA HARAHAP, YANG NAMANYA DIABADIKAN MENJADI LAPANGAN BOLA DONORA YANG SAAT INI TELAH BERUBAH FUNGSI MENJADI KOMPLEK PEJABAT UTAMA POLDA KALBAR DAN KANTOR POLTABES PONTIANAK.

SUSUNAN ORGANISASI KANTOR POLISI PROPINSI KALBAR (KP PRO KALBAR) MELIPUTI 11 KANTOR POLISI WILAYAH DAN 2 SUB WILAYAH, ANTARA LAIN : KANTOR POLISI WILAYAH PONTIANAK, KANTOR POLISI WILAYAH MEMPAWAH, KANTOR POLISI WILAYAH SINGKAWANG, KANTOR POLISI WILAYAH PEMANGKAT, KANTOR POLISI WILAYAH SAMBAS, KANTOR POLISI WILAYAH NGABANG, KANTOR POLISI WILAYAH SANGGAU, KANTOR POLISI WILAYAH SINTANG, KANTOR POLISI WILAYAH KETAPANG, KANTOR POLISI WILAYAH PUTUSSIBAU, KANTOR POLISI WILAYAH SEMITAU, SUB WILAYAH NANGA PINOH, DAN SUB WILAYAH SUKADANA.

III.       MASA KOMISARIAT

WAKTU DEMI WAKTU JAJARAN KEPOLISIAN TERUS-MENERUS BERBENAH DIRI DAN BERBENAH ORGANISASI MENGIKUTI DINAMIKA MASYARAKAT, DIMANA PADA TANGGAL 12 JANUARI 1959 TELAH DIADAKAN VALIDASI ORGANISASI POLISI, NAMA KANTOR POLISI PROPINSI KALBAR (KP PROP KALBAR) DIVALIDASI MENJADI KANTOR POLISI KOMISARIAT DISINGKAT KPKOM. HAL INI BERDASARKAN SURAT KEPUTUSAN PERDANA MENTERI NO. : 17 / PM / II / 1959 JO KEPPRES NO. : 57 TAHUN 1958 TANGGAL 25 OKTOBER 1958.

SEBAGAI KEPALA KANTOR POLISI KOMISARIAT ADALAH  KOMISARIS BESAR POLISI R.M. HONGGO PRANOTO YANG NAMANYA DIABADIKAN SEBAGAI NAMA ASRAMA POLISI DI KOTA PONTIANAK YANG TERLETAK DI JL. ALIANYANG PONTIANAK.(GAMBAR ASRAMA POLISI ALIANYANG)

SUSUNAN ORGANISASI KANTOR POLISI KOMISARIAT KALIMANTAN BARAT BERDASARKAN SURAT KEPUTUSAN KEPALA KEPOLISIAN NEGARA NO. POL. : 63 / KPT / KKN / 1959 TANGGAL 28 DESEMBER 1959, MEMPUNYAI 6 DAERAH WEWENANG KANTOR POLISI RESORT YANG MELIPUTI : POLISI RESORT PONTIANAK, POLISI RESORT SAMBAS, POLISI RESORT SINTANG, POLISI RESORT KETAPANG, POLISI RESORT SANGGAU, POLISI RESORT KAPUAS HULU.

IV.       MASA KOMDAK

BERDASARKAN RADIOGRAM MENTERI/PANGLIMA ANGKATAN KEPOLISIAN (MEN/PANGAB) NO. POL. : 3083 / RDG / 1964 TANGGAL, 15 OKTOBER 1964 JO SK MEN/PANGAB NO. POL. : II / SK / MK / 1964 LAMPIRAN B NO. : 11.464 KANTOR POLISI KOMISARIAT (KPKOM) DIADAKAN PERUBAHAN MENJADI KOMANDO DAERAH ANGKATAN KEPOLISIAN (KOMDAK). SEBUTAN UNTUK KPKOM MENJADI KOMDAK XI KALIMANTAN BARAT. DENGAN DEMIKIAN SEBUTAN UNTUK KEPALA POLISI KOMISARIAT KALBAR (KPKOM KALBAR) BERUBAH MENJADI PANGLIMA DAERAH ANGKATAN KEPOLISIAN XI DISINGKAT PANGDAK XI KALBAR.

SUSUNAN ORGANISASI KOMDAK XI KALBAR BERDASARKAN SURAT KEPUTUSAN MENTERI / PANGLIMA ANGKATAN KEPOLISIAN TANGGAL 20 OKTOBER 1965 NO. POL. : 100/MK/1965 TENTANG PENINGKATAN STATUS KOMDIS MENJADI KOMRES DAN KOMSEK MENJADI KOMDIS, MAKA KOMRES-KOMRES DALAM SLAGORDE KOMDAK XI KALBAR TERDIRI DARI 7 KOMRES YAITU KOMRES 1101/KODYA PONTIANAK, KOMRES 1102/PONTIANAK, KOMRES 1103/SAMBAS, KOMRES 1104/SANGGAU, KOMRES 1105/SINTANG, KOMRES 1106/KAPUAS HULU DAN KOMRES 1107/KETAPANG.

V.        MASA REFORMASI

DENGAN DIGULIRKANNYA REFORMASI OLEH PARA MAHASISWA, YANG DITANDAI DENGAN BERAKHIRNYA PEMERINTAHAN ORDE BARU, JAJARAN KEPOLISIAN TIDAK KETINGGALAN MELAKUKAN REFORMASI DIBIDANG ORGANISASI, REFORMASI DIBIDANG INSTRUMENTAL DAN REFORMASI KULTUR ATAU BUDAYA POLISI.

SATU TAHUN PERJALANAN REFORMASI, MAKA PADA TAHUN 1999 KELUARLAH INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 1999 TENTANG LANGKAH-LANGKAH KEBIJAKAN DALAM RANGKA PEMISAHAN POLRI DARI ABRI. INSTRUKSI INILAH YANG MENJADI LANDASAN FORMAL BAGI REFORMASI POLRI.

KEMUDIAN PADA TAHUN 2000 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA MENGELUARKAN KEPUTUSAN NOMOR : 84 TAHUN 2000 TENTANG KEDUDUKAN POLRI YANG LANGSUNG DI BAWAH PRESIDEN. PERJALANAN REFORMASI DI LINGKUNGAN POLRI. 



MAKNA PATAKA BUDHI SARANA BHAKTI

BUDHI SARANA BHAKTI” YANG ARTINYA BERANI, BIJAKSANA DAN TANPA PAMRIH DENGAN BERDASARKAN PANCASILA, CATUR PRASETYA DAN TRIBRATA. PENGANUGERAHAN PATAKA BUDHI SARANA BHAKTI POLDA KALBAR DILAKUKAN OLEH KAPOLRI WAKTU ITU KOMISARIS JENDERAL POLISI Drs. SOEGENG IMAM SANTOSO PADA TANGGAL 26 MEI 1970 DENGAN PERTIMBANGAN UNTUK PEMBINAAN MORIL. DISIPLIN DAN ESPRIT DE CORP BAGI ANGGOTA POLRI DALAM MELAKSANAKAN DHARMA BHAKTINYA KEPADA NUSA DAN BANGSA.

PATAKA BUDHI SARANA BHAKTI SESUAI DENGAN SURAT KEPUTUSAN KAPOLRI NO. POL. : 63/SK/KAPOLRI/1970 TANGGAL 26 MEI 1970 TENTANG PATAKA KOMANDO DAERAH KEPOLISIAN XI/KALBAR MEMPUNTAI KETENTUAN-KETENTUAN SEBAGAI BERIKUT :

I.          PATAKA TERDIRI DARI 6 BAGIAN YAKNI :

a.         MASTAKA PATAKA,
b.         KAIN PATAKA,
c.         TALI PENGIKAT PATAKA,
d.         TALI HIAS PATAKA,
e.         TIANG PATAKA DAN
f.          SELUBUNG PATAKA.

II.        KEDUDUKAN, BENTUK DAN UKURAN PATAKA :

a.         MASTAKA PATAKA

KAIN PATAKA BENBENTUK LAMBANG NEGARA  REPUBLIK INDONESIA SESUAI DENGAN KETENTUAN YANG ADA, DIBUAT DARI LOGAM BERWARNA KUNING EMAS DAN TINGGI 12,5 CM DIUKUR DARI UJUNG KAKI (DASAR KAKI) SAMPAI UJUNG KEPALA GARUDA.

b.         KAIN PATAKA,

DIBUAT DARI BELUDRU BERWARNA HITAM BERUKURAN 90 x 60 CM DIKELILINGI OLEH RUMBAI-RUMBAI BERWARNA EMAS YANG PANJANGNYA 7 CM DAN BERJUMLAH 1746 YANG MELAMBANGKAN HARI JADINYA POLRI 1 JULI 1946. PADA MUKA KANAN DARI PATAKA DILUKISKAN LAMBANG KESATUAN KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA TRIBRATA SESUAI DENGAN KETENTUAN YANG ADA. PADA MUKA KIRI DILUKISKAN LAMBANG DARI KOMANDO DAERAH KEPOLISIAN XI KALIMANTAN BARAT.

c.         TALI PENGIKAT PATAKA, BERJUMLAH LIMA BUAH BERWARNA KUNING EMAS.
d.         TALI HIAS PATAKA,

e.         TIANG PATAKA DAN DIBUAT DARI KAYU BERWARNA HITAM DAN BERBENTUK BULAT PANJANG 75 CM DAN GARIS TENGAH 4 CM.

f.          SELUBUNG PATAKA, DIBUAT DARI KANI SUTERA BERWARNA KUNING EMAS YANG MENURUT TINGAKATANNYA DIBERI TANDA-TANDA BIES BERWARNA HITAM DAN JAMBUL.

III.       ARTI LAMBANG DUA BILAH MANDAU :

MELAMBANGKAN TUGAS POKOK POLRI YAITU TUGAS PREFENTIF DAN TUGAS REFRESIF, MANDAU TERSEBUT BERWARNA HITAM DAN PUTIH YANG MELAMBANGKAN KEBERANIAN, KEBIJAKAN DAN SIFAT TANPA PAMRIH.

a.         TUJUH GELOMBANG BERWARNA MERAH ADA EMPAT GELOMBANG DAN WARNA PUTIH ADA 3 GELOMBANG MELAMBANGKAN CATUR PRASETYA DAN TRIBRATA, SELAIN ITU DUA MACAM GELOMBANG TERSEBUT MELAMBANGKAN PULA DUA MACAM PERAIRAN YANG BERDASARKAN GEOGRAFIS, SOSIOLOGIS MAUPUN PSIKOLOGIS MEMPUNYAI ARTI PENTING BAGI RAKYAT KALIMANTAN BARAT, YAITU SUNGAI KAPUAS DENGAN ANAK-ANAK SUNGAINYA SERTA LAUTAN.

b.         LIMA BATANG KAYU (TIANG) MELAMBANGKAN PANCASILA DISAMPING ITU KAYU YANG BERMACAM RAGAM TERSEBUT MELAMBANGKAN PULA HUTAN YANG MEMEGANG PERANAN PENTING BAGI KESEJAHTERAAN RAKYAT KALIMANTAN BARAT.

c.         UNTAIAN KAPAS DAN PADI BERLATAR BELAKANG HIJAU MELAMBANGKAN KESUBURAN TANAH DI KALIMANTAN BARAT.

IV.       KESIMPULAN DARI LAMBANG PATAKA BUDHI SARANA BHAKTI :

BAHWA TUGAS POKOK POLRI YAITU PREFENTIF DAN REFRESIF YANG BERSIFAT BERANI, BIJAKSANA, TANPA PAMRIH DENGAN BERDASARKAN PANCASILA, CATUR PRASETYA DAN TRIBRATA, MELAMBANGKAN MISION POLRI UNTUK MENCIPTAKAN KONDISI DAN SITUASI YANG TATA TENTRAM ARTI DARI LAMBANG-LAMBANG TERSEBUT DENGAN KATA-KATA BUDHI SARANA BHAKTI.

LAMBANG KAYU, KAPAS, PADI DAN AIR DENGAN DASAR WARNA HIJAU MELAMBANGKAN ARTI KEMAKMURAN ATAU KARTA RAHARJAAN BAGI RAKYAT KALIMANTAN BARAT.
 

14.54 | 0 komentar | Read More